Jakarta – Perpustakaan BPOM menyelenggarakan kegiatan Webinar Teknik Penulisan dan Penyusunan Buku Instansi Pemerintah serta Sosialisasi ISBN di Lingkungan BPOM pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di Perpustakaan BPOM, Gedung Athena Lantai 2 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, serta diikuti peserta secara daring melalui Zoom Meeting. Sebanyak 230 peserta mengikuti kegiatan ini, baik secara luring maupun daring.
Kegiatan webinar dibuka oleh Ibu Dewi Mustika Sari yang mewakili Kepala Pusat Pengembangan SDM Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM). Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PPSDM POM melalui Perpustakaan BPOM dalam mendukung peningkatan kapasitas pegawai di bidang penulisan, publikasi, serta penguatan budaya literasi di lingkungan BPOM. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pegawai BPOM untuk menghasilkan karya publikasi yang berkualitas dan bermanfaat dalam bidang pengawasan obat dan makanan.
Materi pertama disampaikan oleh Maharani Prananingrum dari Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan tema Menulis Buku Instansi Pemerintah yang Kredibel dan Berdampak. Dalam paparannya, disampaikan pentingnya buku sebagai media edukasi yang mampu menjadi sumber informasi yang akurat, kredibel, dan berkelanjutan di era digital. Narasumber juga menjelaskan standar mutu buku, legalitas dan hak cipta, teknik penyusunan struktur naskah, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) secara bertanggung jawab dalam proses penyusunan buku.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ratna Gunarti, S.Sos. dari Perpustakaan Nasional RI mengenai Kebijakan Single Account Layanan International Standard Book Number (ISBN) di Lingkungan Badan POM RI. Pada sesi ini peserta memperoleh pemahaman terkait fungsi ISBN sebagai identitas internasional suatu publikasi, tata cara pengajuan ISBN, jenis terbitan yang dapat memperoleh ISBN, hingga penerapan kebijakan single account ISBN di lingkungan BPOM. Narasumber juga menjelaskan pentingnya penyeragaman identitas penerbit dan tata kelola penerbitan buku antar unit kerja di lingkungan BPOM agar lebih terintegrasi dan sesuai standar penerbitan pemerintah.
Sebagai materi penutup, Asril Sapli, S.I.P. dari PPSDM POM menyampaikan paparan mengenai Sosialisasi ISBN dan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR) di Lingkungan BPOM. Dalam sesi ini disampaikan dasar hukum pengelolaan ISBN dan serah simpan karya cetak dan karya rekam, mekanisme pengajuan ISBN melalui Perpustakaan BPOM, standar format terbitan buku BPOM, serta kewajiban penyerahan karya cetak dan karya rekam kepada Perpustakaan BPOM, Perpustakaan Nasional, dan Perpustakaan Daerah.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dan narasumber. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta terkait teknik penulisan buku instansi pemerintah, legalitas dan hak cipta, prosedur pengajuan ISBN, hingga pengelolaan publikasi di lingkungan BPOM. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat pegawai BPOM dalam meningkatkan kompetensi di bidang literasi dan publikasi institusi.
Webinar kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan peserta sebagai bentuk dokumentasi kegiatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pegawai BPOM semakin memahami pentingnya penyusunan publikasi yang terstandar, kredibel, serta sesuai dengan ketentuan penerbitan yang berlaku, sekaligus memperkuat budaya literasi dan publikasi ilmiah di lingkungan BPOM.