Seminar Smart Partnering: Membangun Sinergi untuk Keharmonisan Keluarga

02-09-2026 Umum Dilihat 12 kali

PPSDM POM Gelar Seminar Smart Partnering untuk Perkuat Ketahanan Keluarga dan Work-Life Balance

Jakarta, 31 Agustus 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) menyelenggarakan "Seminar Smart Partnering: Membangun Sinergi untuk Keharmonisan Keluarga" sebagai upaya memperkuat kapasitas pegawai dalam membangun hubungan keluarga yang sehat dan harmonis. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan keluarga sekaligus mendorong keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) sebagai salah satu faktor pendukung produktivitas organisasi. Kegiatan diikuti oleh pegawai PPSDM POM serta perwakilan Agen Perubahan dari unit kerja pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan BPOM.

Dalam kegiatan tersebut, Luthfia Deisy Rakhmawati, S.Psi, M.Psi, Psikolog di Klinik SEJIWA BPOM, memberikan pembekalan mengenai konsep Smart Partnering yang menekankan pentingnya mengenali diri, memahami pasangan, serta membangun hubungan sebagai kemitraan yang sehat. Peserta diajak memahami pola pikir, emosi, kebutuhan, nilai, komunikasi, empati, pengelolaan konflik, hingga pentingnya membangun kepercayaan dan tujuan bersama dalam keluarga. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, media audio visual, dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat menghubungkan pembelajaran dengan situasi yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini sejalan dengan tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman pegawai mengenai komunikasi efektif, saling menghargai, dan kerja sama antara pasangan di tengah perkembangan teknologi digital.

Melalui kegiatan ini, PPSDM POM mendorong terbentuknya individu yang lebih siap membangun kemitraan keluarga yang sehat, baik bagi pegawai yang telah berkeluarga maupun yang sedang mempersiapkan kehidupan berkeluarga. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan keluarga yang lebih harmonis, mendukung keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan, serta membangun budaya organisasi yang sehat dan produktif. Pada akhirnya, keluarga yang lebih kuat dan pegawai yang mampu menjaga work-life balance diharapkan turut mendukung peningkatan kinerja dan kesiapan insan BPOM dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Sarana