PPSDM POM Selenggarakan Pelatihan Analis Laboratorium Kimia Junior Tahun 2026 untuk Perkuat Kompetensi Pengujian Obat dan Makanan

02-11-2026 Umum Dilihat 17 kali

# PPSDM POM Selenggarakan Pelatihan Analis Laboratorium Kimia Junior Tahun 2026 untuk Perkuat Kompetensi Pengujian Obat dan Makanan

**Jakarta –** Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) menyelenggarakan Pelatihan Analis Laboratorium Kimia Junior Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) BPOM dalam melaksanakan pengujian kimia sediaan farmasi dan pangan olahan.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai Analis Laboratorium Kimia Junior, khususnya dalam memahami prinsip dasar pengujian kimia, metode analisis, serta interpretasi hasil pengujian. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melaksanakan pengujian sediaan farmasi dan pangan olahan sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan.

Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui beberapa metode pembelajaran, yaitu pembelajaran mandiri (*asynchronous*) pada 29–30 Oktober 2026, dilanjutkan dengan pembelajaran melalui webinar pada 2–16 November 2026. Rangkaian kegiatan direncanakan ditutup dengan rapat kelulusan dan penutupan pada 16 November 2026.

Pelatihan diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja BPOM, meliputi unit kerja pusat, Balai Besar POM, Balai POM, dan Loka POM di berbagai wilayah Indonesia. Keberagaman asal unit kerja peserta diharapkan dapat mendukung pemerataan peningkatan kompetensi SDM pengujian obat dan makanan di seluruh Indonesia.

Materi pembelajaran disusun berdasarkan kurikulum Pelatihan Analis Laboratorium Kimia Junior Tahun 2026, yang mencakup ruang lingkup pengujian kimia sediaan farmasi dan pangan olahan, prinsip dasar kimia analitik, klasifikasi metode pengujian, pengantar teknik instrumentasi kimia, serta konsep validasi dan verifikasi metode analisis. Selain itu, peserta juga memperoleh pembelajaran mengenai dasar statistik untuk evaluasi kinerja metode, perhitungan dan evaluasi hasil analisis, penanganan hasil uji di luar spesifikasi (*Out of Specification*/OOS), serta penyusunan sertifikat pengujian.

Untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap pelaksanaan pengujian di laboratorium, pelatihan juga membahas alur kerja laboratorium, *Good Laboratory Practice* (GLP), sistem mutu laboratorium, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), regulasi pengawasan obat dan makanan, etika profesi, integritas, serta komunikasi dan kerja sama tim di laboratorium pengujian regulatori.

Dalam penyelenggaraannya, PPSDM POM melibatkan narasumber dari berbagai unit dan instansi, yaitu PPSDM POM, Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN), Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan (BPKOM), BBPOM di Jakarta, serta narasumber eksternal. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman yang komprehensif kepada peserta, baik dari sisi teori maupun praktik pengujian laboratorium.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan Analis Laboratorium Kimia Junior Tahun 2026, PPSDM POM berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi SDM BPOM yang profesional dan kompeten. Peningkatan kapasitas analis laboratorium diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pengujian serta penguatan pengawasan obat dan makanan untuk melindungi masyarakat.

Sarana