Kediri – Penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci dalam menjaga kualitas pengawasan Obat dan Makanan di daerah. Menjawab kebutuhan tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) hadir langsung di wilayah kerja untuk mendorong peningkatan kapasitas Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) melalui kegiatan bimbingan teknis dan sosialisasi kebijakan terkini.
Kegiatan yang diselenggarakan di Balai POM di Kediri pada tanggal 28 April 2026 ini diikuti oleh 53 peserta yang berasal dari berbagai unit pelaksana teknis BPOM serta instansi pemerintah dinas kesehatan setempat. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif dalam membahas berbagai topik, mulai dari penilaian dan pengembangan kompetensi hingga pengembangan karier sebagaimana diatur dalam kebijakan terbaru Jabatan Fungsional PFM. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan dalam penyusunan karya tulis ilmiah (KTI) serta optimalisasi pengelolaan pengetahuan melalui perpustakaan BPOM. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga wadah diskusi yang solutif dalam menjawab berbagai tantangan implementasi kebijakan jabatan fungsional di lapangan.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari peserta, tercermin dari tingginya tingkat kepuasan terhadap kualitas materi dan penyelenggaraan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PPSDM POM dalam memperluas akses informasi serta meningkatkan pemahaman Pejabat Fungsional PFM terhadap regulasi terkini. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di berbagai wilayah, pembinaan jabatan fungsional diharapkan dapat semakin merata dan berdampak nyata dalam peningkatan kualitas pengawasan Obat dan Makanan di Indonesia.