PPSDM POM Perkuat Kompetensi ASN melalui Bimbingan Teknis Komunikasi Efektif dan Literasi Keuangan

09-10-2026 Umum Dilihat 21 kali

Jakarta – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi ASN melalui Komunikasi Efektif dan Literasi Keuangan pada Kamis, 8 Oktober 2026, pukul 08.00–16.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida, bertempat di Auditorium Gedung Merah Putih Lantai 8 bagi peserta luring dari unit pusat dan melalui Zoom Meeting bagi peserta dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Bimbingan teknis ini diselenggarakan oleh Tim Tata Usaha dan Agen Perubahan PPSDM POM sebagai upaya meningkatkan kompetensi ASN, baik dalam membangun komunikasi yang efektif di lingkungan kerja maupun dalam mengelola keuangan pribadi secara sehat dan bertanggung jawab. Penguatan kedua kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung produktivitas pegawai, meningkatkan kualitas koordinasi, serta memperkuat penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Bambang Hadi Purnomo, S.Kom., MTI, CFE, CfrA, ERMAP, CRMO, LA, CBDA, CHFI yang menyampaikan materi literasi keuangan, serta Dr. Dea Christina Junissa IS, STP, MAP, MagrSc. yang membawakan materi komunikasi efektif.

Pada sesi literasi keuangan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengelola pendapatan dan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menentukan prioritas keuangan. Materi ini juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko keputusan keuangan, termasuk pinjaman daring yang tidak terkendali dan judi daring, agar pegawai dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Sementara itu, sesi komunikasi efektif membahas pentingnya menyampaikan pesan secara jelas, mendengarkan secara aktif, melakukan klarifikasi, memberikan umpan balik, serta membangun kesamaan persepsi dalam pelaksanaan pekerjaan. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kesalahpahaman, mencegah keterlambatan pekerjaan, dan meminimalkan pengulangan pekerjaan akibat komunikasi yang kurang efektif.

Bimbingan teknis dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran interaktif berbasis kasus (Interactive Case-Based Learning). Proses pembelajaran mencakup penyampaian materi, diskusi dua arah, berbagi pengalaman, simulasi, tanya jawab, dan refleksi. Untuk mengukur hasil pembelajaran, peserta mengikuti pre-test dan post-test, serta mengisi evaluasi kegiatan dan menyusun komitmen penerapan hasil pembelajaran dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kegiatan ini turut mendukung penguatan implementasi nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya nilai Kompeten, Akuntabel, Harmonis, Adaptif, dan Kolaboratif. Melalui peningkatan literasi keuangan dan kemampuan komunikasi, pegawai diharapkan mampu mengembangkan kapasitas diri, bertindak secara bertanggung jawab, membangun hubungan kerja yang harmonis, beradaptasi dengan kebutuhan organisasi, serta meningkatkan kolaborasi antarpegawai dan unit kerja.

Melalui kegiatan ini, PPSDM POM berharap peningkatan kompetensi komunikasi efektif dan literasi keuangan dapat diterapkan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan peningkatan kinerja organisasi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen PPSDM POM dalam memperkuat kapasitas aparatur serta menginternalisasi nilai-nilai BerAKHLAK di lingkungan BPOM.

Sarana