Perkuat Tata Kelola Organisasi, PPSDM POM Laksanakan Monev Reformasi Birokrasi dan PPID Triwulan III Tahun 2026

13-10-2026 Umum Dilihat 3 kali

Jakarta, 13 Oktober 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Rencana Aksi Reformasi Birokrasi (RB), PPID, dan aplikasi  Triwulan III Tahun 2026 pada Senin (12/10). Kegiatan ini dilaksanakan untuk meninjau capaian pelaksanaan rencana aksi, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan tindak lanjut guna mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala PPSDM POM menegaskan bahwa reformasi birokrasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel. Keberhasilan upaya tersebut tidak hanya bergantung pada sistem yang baik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia aparatur yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Pengembangan kompetensi ASN menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perubahan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan Monev menjadi sarana bagi setiap kelompok kerja (Pokja) untuk menyampaikan perkembangan pelaksanaan rencana aksi selama Triwulan III Tahun 2026, termasuk capaian, kendala, dan kebutuhan perbaikan. Evaluasi mencakup bidang Manajemen Perubahan dan Agen Perubahan (AOC), Penataan Tata Laksana, Akuntabilitas, Pengawasan, Pelayanan Publik, serta PPID dan Aplikasi. Pembahasan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara narasi pelaporan dan dokumen data dukung yang disampaikan oleh masing-masing Pokja.

Melalui kegiatan ini, PPSDM POM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi dan pengelolaan PPID melalui evaluasi berkala, perbaikan berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan demikian, upaya membangun organisasi yang profesional, berintegritas, transparan, dan akuntabel dapat berjalan secara konsisten serta memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sarana