Perkuat Kompetensi Pengawas Obat, PPSDM POM Resmi Gelar Pelatihan Farmakovigilans Junior 2026

03-08-2026 Umum Dilihat 47 kali

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) resmi memulai Pelatihan Farmakovigilans Junior Tahun 2026 pada Senin, 3 Agustus 2026. Pelatihan yang berlangsung secara hybrid hingga 12 Agustus 2026 ini diikuti oleh 40 Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) yang berasal dari unit pusat, Balai Besar POM, Balai POM, dan Loka POM di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi PFM, khususnya dalam melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan farmakovigilans sediaan farmasi.

Hari pertama pelatihan diawali dengan pembukaan oleh Kepala PPSDM POM, dilanjutkan dengan penjelasan program pelatihan dan kegiatan Building Learning Commitment (BLC) untuk membangun komitmen peserta selama mengikuti proses pembelajaran. Peserta kemudian memperoleh pembekalan mengenai dasar regulasi keamanan sediaan farmasi, mencakup regulasi nasional dan internasional, terminologi, serta pedoman farmakovigilans. Selain itu, peserta juga mendalami peran farmakovigilans dalam kesehatan masyarakat, termasuk penilaian laporan Efek Samping Obat (ESO) dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berdasarkan tingkat keseriusan dan expectedness.

Melalui pelatihan ini, PPSDM POM berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang farmakovigilans sehingga mampu memperkuat sistem pengawasan keamanan sediaan farmasi di Indonesia. Dengan pendekatan pembelajaran yang memadukan sesi klasikal, blended learning, dan pembelajaran terintegrasi dengan pekerjaan, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari serta berkontribusi pada peningkatan perlindungan kesehatan masyarakat melalui pengawasan obat yang lebih efektif.

Sarana