Pembukaan Pelatihan Jabatan Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Batch 7 Tahun 2026

12-08-2026 Umum Dilihat 6 kali

Tingkatkan Kompetensi Pengawas Obat dan Makanan, PPSDM POM Gelar Pelatihan Fungsional PFM Batch 7

JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM) resmi memulai penyelenggaraan Pelatihan Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Batch 7 Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Rabu, 12 Agustus 2026, yang dihadiri oleh Kepala PPSDM POM, Bapak Ali Muharam.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap para pejabat fungsional PFM dalam melaksanakan tugas pengawasan Obat dan Makanan sesuai standar kompetensi yang berlaku. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi persyaratan wajib dalam menduduki jabatan fungsional PFM.

Kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta ini terdiri dari 9 laki-laki dan 31 perempuan yang berasal dari berbagai unit kerja, meliputi 27 peserta dari pusat, 3 peserta dari Balai Besar POM, 6 peserta dari Balai POM, dan 4 peserta dari Loka POM.
Penyelenggaraan pelatihan dilakukan secara daring (hybrid) dengan serangkaian tahapan pembelajaran yang komprehensif, meliputi:
1. Pembelajaran Mandiri melalui Google Classroom (10 – 11 Agustus 2026).
2. Webinar melalui Zoom Meeting dan sesi hybrid di Aula Rempah (12 – 27 Agustus 2026).
3. Coaching dan Mentoring di unit kerja masing-masing (28 Agustus – 7 September 2026).
Ujian serta Rapat Kelulusan yang dijadwalkan pada 8 hingga 9 September 2026.

Selama masa pelatihan, peserta dibekali berbagai materi strategis, mulai dari kebijakan jabatan fungsional, pengantar penilaian produk, hingga teknik penindakan dan penegakan hukum di bidang obat dan makanan. Materi tersebut disampaikan oleh narasumber dan fasilitator berpengalaman dari internal Badan POM serta Perkumpulan Pengawas Farmasi dan Makanan Indonesia (PFMI).

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memenuhi standar kompetensi inti dan umum yang dibutuhkan untuk memperkuat pengawasan obat, obat bahan alam, suplemen kesehatan, kosmetik, hingga pangan olahan di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini dikelola di bawah manajemen tim (MOT) yang dipimpin oleh Wulan Puspita Puri, S.Si, Apt, M.A.

Sarana