Jakarta, 10 Juni 2026 – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelantikan Jabatan Fungsional di lingkungan BPOM. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., PhD., ini diikuti oleh 736 peserta yang terdiri atas 354 peserta dari unit pusat yang hadir secara luring dan 382 peserta dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di seluruh Indonesia yang mengikuti secara daring.
Pelaksanaan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan jabatan fungsional menjadi momentum penting dalam perjalanan karier aparatur sipil negara di lingkungan BPOM. Melalui prosesi tersebut, para pegawai secara resmi mengemban amanah sebagai PNS dan pejabat fungsional yang memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BPOM.
Di lingkungan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan Obat dan Makanan (PPSDM POM), sebanyak 21 pegawai turut dilantik dan diambil sumpahnya. Pegawai yang dilantik terdiri atas 8 Widyaiswara Ahli Pertama, 7 Asesor SDM Aparatur Ahli Pertama, 2 Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, 1 Analis Pengembangan Kompetensi ASN Ahli Pertama, 1 Perencana Ahli Pertama, 1 Pranata Komputer Terampil, dan 1 Penata Laksana Barang Terampil.
Kehadiran para pegawai tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas PPSDM POM dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai unit yang bertanggung jawab dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan BPOM. Penambahan sumber daya aparatur yang kompeten menjadi bagian dari upaya organisasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan SDM guna mendukung terwujudnya BPOM yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., PhD. menekankan bahwa jabatan yang diemban oleh setiap ASN merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab besar. Oleh karena itu, para pegawai yang baru dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsi jabatannya dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi. Selain bertanggung jawab kepada institusi dan masyarakat, setiap pegawai juga diingatkan untuk senantiasa menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam bekerja karena setiap amanah yang dijalankan akan dipertanggungjawabkan, baik secara kedinasan maupun sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen BPOM dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas sebagai fondasi utama keberhasilan organisasi. Dengan bertambahnya pegawai yang telah resmi menyandang status PNS dan menduduki jabatan fungsional, diharapkan kinerja organisasi semakin optimal dalam mendukung pelaksanaan pengawasan obat dan makanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.