JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi mengonfirmasi penerimaan kunjungan studi lapangan dari mahasiswa Pascasarjana Universitas STRADA Indonesia, Kediri, Jawa Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda orientasi program akademik bagi para mahasiswa jenjang S2 dan S3 untuk memperluas wawasan praktis di lapangan. Pihak BPOM menyambut baik permohonan tersebut yang ditindaklanjuti secara resmi melalui surat dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM POM). Kegiatan kunjungan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Auditorium Gedung Merah Putih BPOM, lantai 8. Sebanyak 45 mahasiswa pascasarjana akan hadir untuk mengikuti serangkaian agenda yang telah disusun bersama antara pihak universitas dan BPOM. Koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan ini dipimpin oleh tim PPSDM POM untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara.
Fokus utama dari kunjungan ini adalah pendalaman materi terkait isu strategis di bidang kesehatan dan pangan. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, mahasiswa akan mengikuti sesi pemaparan materi mengenai "Food safety dan ketahanan gizi Nasional di era perubahan iklim" yang berlangsung selama 90 menit. Topik ini dipilih untuk memberikan relevansi antara kebijakan pengawasan obat dan makanan dengan tantangan lingkungan global saat ini.
Rangkaian kegiatan kunjungan akan diawali dengan sesi pembukaan pada pukul 13.00 WIB oleh tim PPSDM POM. Setelah penyampaian materi, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang memungkinkan mahasiswa untuk bertukar pikiran dan mendalami materi yang telah dipaparkan. Seluruh rangkaian kegiatan di BPOM dijadwalkan berakhir pada pukul 16.00 WIB, yang kemudian akan ditutup dengan sesi persiapan kepulangan bagi para peserta.
Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan "Kuliah Kunjung" Universitas STRADA Indonesia di Jakarta yang berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Melalui interaksi langsung dengan instansi pemerintah seperti BPOM, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai implementasi kebijakan serta pengawasan obat dan makanan di Indonesia. Segala koordinasi lebih lanjut terkait teknis dan administrasi kegiatan ini telah disepakati untuk dilakukan melalui narahubung dari kedua belah pihak.
Sebagai bentuk implementasi Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial (PUGIS), kegiatan kunjungan edukatif ini dilaksanakan dengan memberikan kesempatan partisipasi yang setara bagi seluruh peserta tanpa membedakan jenis kelamin maupun latar belakang institusi. Materi dan proses diskusi disampaikan secara inklusif dan interaktif agar dapat diakses serta dipahami oleh seluruh peserta. Selain itu, kunjungan ke sarana edukatif BPOM juga dirancang untuk memberikan manfaat pembelajaran yang merata bagi mahasiswa.