Perpustakaan BPOM kembali menghadirkan ruang diskusi inspiratif melalui kegiatan bedah buku bertajuk “Sumber Daya Manusia 5.0: Mengenal, Mengembangkan, dan Mengelola SDM di Era Teknologi Super Cerdas” pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan literasi serta memperluas wawasan pegawai terhadap dinamika pengembangan sumber daya manusia di tengah percepatan transformasi teknologi.
Acara dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia POM, Bapak Ali Muharam, S.IP., M.SE., M.A., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan SDM menghadapi era disrupsi. Beliau menyoroti bahwa organisasi dituntut untuk terus mendorong pengembangan kompetensi yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masa depan agar mampu tetap kompetitif di tengah perubahan yang cepat.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Dr. Alfi Shopian, S.Si., M.Si. dan Perdhana Ari Sudewo, S.Psi., M.A.B., yang membahas konsep Era 5.0 sebagai tatanan masyarakat masa depan yang berpusat pada manusia (human-centered society). Era ini ditandai dengan integrasi teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Big Data dalam berbagai aspek kehidupan untuk menjawab tantangan sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam pemaparannya, narasumber mengungkapkan bahwa dunia kerja tengah mengalami transformasi signifikan. Otomatisasi akan menggantikan pekerjaan rutin, namun di saat yang sama membuka peluang munculnya profesi baru yang menuntut kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kecerdasan emosional. Selain itu, pola kerja fleksibel seperti remote working dan hybrid working juga semakin menjadi norma baru dalam ekosistem kerja modern.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai tujuh kompetensi kunci yang perlu dimiliki di Era 5.0, mulai dari literasi digital hingga etika dan kesadaran sosial. Bedah buku ini diharapkan mampu mendorong pegawai untuk mengembangkan kompetensi secara seimbang antara aspek teknis dan kemanusiaan, sehingga dapat beradaptasi dan berkontribusi secara optimal dalam menghadapi tantangan masa depan.