-
-
PENGAWALAN KEAMANAN PANGAN TAMU VVIP
Pelatihan Internal Pengawalan Keamanan Pangan Tamu VVIP -
Pengujian Obat Antineoplastik Di Laboratorium Badan POM
Kebijakan Badan POM untuk melakukan pengujian obat antineoplastik merupakan implementasi dari fungsi pengawasan produk obat yang beredar. Kebijakan Badan POM ini dituangkan dalam target sampling dan pengujian nasional pada Pedoman Sampling (PS) tahun 2022. Pedoman sampling akan menjadi acuan bagi balai POM untuk melakukan pengawasan obat beredar. Ada 7 BB/Balai POM yang merupakan Balai Koordinator yang akan melakukan pengujian obat antineoplastik. Ketujuh BB/Balai POM yaitu BBPOM di Padang, Pekanbaru, DKI Jakarta, Denpasar, Samarinda, Makasar, dan Manado. Obat antineoplastik adalah obat untuk mengobati kanker yang memiliki nama lain antikanker, kemoterapi, sitotoksik, atau obat-obatan berbahaya. Sediaannya dalam berbagai bentuk termasuk cairan dan pil. Obat antineoplastik diklasifikasikan sebagai hazardous drugs oleh NIOSH, karena berdasarkan studi pada hewan dan manusia yang terpapar, berpotensi menyebabkan karsinogenisitas, teratogenisitas, toksisitas reproduksi, toksisitas spesifik organ pada dosis rendah, dan genotoksisitas. Pengendalian risiko paparan obat sitotoksik merupakan upaya untuk mengurangi ataupun mengeliminasi paparan obat sitotoksik terhadap personel penguji dan lingkungan. Upaya ini memerlukan kajian yang komprehensif sehingga dapat menilai risiko mulai dari sampling hingga pengelolaan limbah hasil uji. Penelitian ini diharapkan meningkatkan kesadaran akan risiko bekerja dengan obat sitotoksik sehingga dapat dikeluarkan kebijakan untuk menetapkan standar laboratorium pengujian obat sitotoksik yang aman bagi personel penguji dan non penguji serta lingkungan laboratorium. Selain itu jaminan keamanan dan keselamatan kerja merupakan hak dari ASN dalam melakukan pekerjaannya seperti tertuang dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. -
PENGEMBANGAN PENGUJIAN DETEKSI CEPAT BERBASIS PCR DAN PENINGKATAN KAPASITAS LABORATORIUM
Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) mendukung fungsi pengawasan obat dan makanan oleh BPOM dalam penyelenggaraan tugas pemerintah di bidang pengawasan obat dan makanan. Sebagai tulang punggung BPOM dalam sistem pengawasan, PPPOMN berperan dalam mendeteksi mutu dan keamanan obat dan makanan yang beredar di masyarakat. Hal ini menuntut PPPOMN harus mampu memberikan hasil uji yang valid dengan cepat, sehingga dapat melindungi masyarakat dari produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat. -
KAJIAN PENEMPATAN GAS KROMATOGRAFI DI LABORATORIUM BALAI PENGAWAS OBAT DAN
Tujuan kajian ini adalah untuk merumuskan parameter pengendalian yang perlu diperhatikan, kondisi ideal GC dalam pelaksanaan pengujian di BPOM Ambon serta mengambil langkah koreksi atas kondisi saat ini agar kegiatan pengujian yang dilaksanakan sesuai persyaratan, tidak terjadi kecelakaan kerja, dan tidak mempengaruhi keabsahan hasilnya secara negatif -
Pengembangan dan Validasi Metoda Analisis Uji Disolusi Tablet Salut Enterik
Sharing Knowledge Alumni Tugas Belajar 30 November 2022 Pengembangan dan Validasi Metoda Analisis Uji Disolusi Tablet Salut Enterik Ketoprofen yang bersifat Diskriminating disampaikan oleh Ibu Safrida S.Si,Apt., M.Farm, alumni tugas belajar program Magister Ilmu Farmasi Universita Andalas, Padang -
Efikasi Kandidat Vaksin Tuberkulosis pcDNA3.1-rpfB dalam Menghambat Pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis secara
Sharing Knowledge Alumni Tugas Belajar tanggal 16 November 2022 Efikasi Kandidat Vaksin Tuberkulosis pcDNA3.1-rpfB dalam Menghambat Pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis secara in vitro dengan Mycobacterial Growth Inhibition Assay disampaikan oleh Ratih Pujilestari, alumni Magister Biomedik Universitas Indonesia -
Optimasi dan Validasi Metode Analisis Metabolit Nitrofuran dalam Pangan Olahan
Sharing Knowledge Alumni Tugas Belajar tanggal 09 November 2022 Optimasi dan Validasi Metode Analisis Metabolit Nitrofuran dalam Pangan Olahan Udang secara KCKT-UV/PDA disampaikan oleh Rachma Ayuningtyas, alumni Maister Ilmu Farmasi Universits Airlangga -
Evaluasi Efek Samping Iritasi Bahan Kosmetika Menggunakan Uji HET-CAM dan
Sharing Knowledge Alumni Tugas Belajar tanggal 2 November 2022 Evaluasi Efek Samping Iritasi Bahan Kosmetika Menggunakan Uji HET-CAM dan Kultur HaCat disampaikan oleh Putu Eka Sukarya Diantari, alumni Magister Ilmu Farmasi pada Universitas Indonesia, peminatan Farmakologi dan Toksikologi -
3 Jenis Klaim Pada Suplemen Kesehatan
Berikut adalah 3 jenis klaim pada Suplemen Kesehatan -
Laboratorium Pengujian Pangan BBPOM di Bandung
Paparan pengantar laboratorium pengujian kimia pangan BBPOM di Bandung bagi peserta PKL/PKPA -
DIGITALISASI PENGHITUNGAN MEDIA SAMPEL PENGUJIAN MENGGUNAKAN FORMULASI BERBASIS SPREADSHEET
Laboratorium pengujian merupakan salah satu bagian di BBPOM Pekanbaru. Dalam menjalankan tugasnya, laboratorium merupakan ujung tombak dalam pelayanan masyarakat terkait pengujian produk-produk yang beredar di masyarakat. Salah satu jenis laboratorium pengujian di BBPOM Pekanbaru adalah laboratorium mikrobiologi. Laboratorium mikrobiologi di BBPOM Pekanbaru berfungsi untuk menguji berbagai komiditi sampel yaitu pangan, obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kuasi, dan kosmetik secara mikrobiologi. Sampai 4 saat ini laboratorium mikrobiologi masih membutuhkan peningkatan standar kualitas pelayanan publik sehingga nantinya dapat terus menjadi ujung tombak balai. Oleh karena itu, diputuskanlah laboratorium pengujian mikrobiologi BBPOM di Pekanbaru sebagai tempat pelaksanaan aktualisasi. -
Validasi Penetapan Kadar Pb, Cd, Hg, As dan Sn dalam
Validasi Penetapan Kadar Pb, Cd, Hg, As dan Sn dalam Minuman Berbasis Air Berperisa, Elektrolit dan Particulated Secara ICP-MS -
Teknis Ekstraksi Matrix Solid-Phase Dispersion (MSPD) dan Implementasinya pada Analisis
Sharing Knowledge Alumni Tugas Belajar tanggal 12 Oktober 2022 Teknis Ekstraksi Matrix Solid-Phase Dispersion (MSPD) dan Implementasinya pada Analisis Metilisotiazolinon dan Metilkloroisotiazolinon dalam Sediaan Kosmetik secara GC-MS disampaikan oleh Nurina Prapurandina, alumni Magister Farmasi pada Universitas Indonesia -
Analisis Stabilitas Genetik Virus Polio Strain Sabin dalam Bulk Vaksin
Sharing Knowledge Alumni Tugas Belajar 05 Oktober 2022 Analisis Stabilitas Genetik Virus Polio Strain Sabin dalam Bulk Vaksin Polio disampaikan oleh Normasari, Alumni Program Studi Magister Ilmu Biomedik Universitas Indonesia -
Analisis α-Terthienyl (2,2′:5′,2′′-Terthiophene) dalam Ekstrak Bunga Tagetes erecta
Sharing Knowledge Alumni Tugas Belajar 28 September 2022 Analisis α-Terthienyl (2,2′:5′,2′′-Terthiophene) dalam Ekstrak Bunga Tagetes erecta disampaikan oleh Nenden Solihatul Zannah, alumni Magister Kimia Universitas Indonesia -
POA SDP 2022-Optimalisasi pembelajaran penggunaan instrument pengujian dengan menggunakan video
Optimalisasi pembelajaran penggunaan instrument pengujian dengan menggunakan video pengoperasian instrument HPLC dan AAS merupakan suatu program pembelajaran pengoperasian instrument laboratorium HPLC dan AAS menggunakan video. Kegiatan ini bertujuan untuk mengefektifkan waktu dan tenaga dalam pembelajaran staf pengujian baru dalam proses pengujian menggunakan instrument HPLC dan AAS Kegiatan dimulai dengan membentuk tim kerja; membuat jadwal kerja perekaman pengoperasian alat laboratorium; melakukan perekaman tata cara pengoperasian alat; melakukan uji coba, mengevaluasi dan melakukan perbaikan video (apabila diperlukan); Melakukan sosialisasi sistem kepada pengguna; dan praktek penggunaan video untuk pengujian. Dengan adanya video ini dapat memperlancar penguji baru dalam proses pengujian menggunakan instrument HPLC dan AAS sehingga mempercepat proses pengujian dan meningkatkan presentase pengujian sampel yang memenuhi standard karena tidak melewati time line pengujian sampel. Optimalisasi pembelajaran penggunaan instrument pengujian dengan menggunakan video pengoperasian instrument HPLC dan AAS telah memberikan dampak yang positif dalam proses pengujian. Diharapkan untuk kedepannya akan dibuat video yang serupa untuk pengoperasian GC dan GC-MS -
POA SDP Tahun 2022 - Peningkatan Efektivitas Pemeriksaan dan Pengujian
Tolok ukur efektivitas pemeriksaan dan pengujian obat dan makanan di masing-masing wilayah di lingkungan BPOM dipengaruhi oleh capaian sampling dan pengujian produk yang beredar. Keterbatasan sumberdaya dan kemampuan masing-masing laboratorium di Balai/Balai Besar menyebabkan perbedaan capaian cakupan pengawasan dan capaian efektivitas pemeriksaan produk dan pengujian obat dan makanan di masing-masing UPT. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas seluruh sumber daya seluruh laboratorium Badan POM dan meningkatkan kemampuan BB/BBPOM maka dilakukan pengelompokkan laboratorium dan pembagian spesialisasi pengujian di masing-masing laboratorium . Dengan ada pengelompokan dan spesialisasi pengujian dibutuhkan dukungan kerjasama antar balai agar target efektivitas pemeriksaan produk dan pengujian obat di masing-masing UPT di lingkungan Badan POM dapat tercapai. -
POA SDP Tahun 2022 - Pengelolaan Alat Laboratorium dalam Rangka
Plan Of Action (POA) sebagai tugas Akhir Pelatihan Supervisory Development Programme (SDP)- terkait Pengelolaan Alat Laboratorium -
PoA SDP Tahun 2022 - Pengembangan Talenta dan Kinerja Personel
Adanya berbagai permasalahan yang terjadi di Subkelompok Substansi Pengujian Mikrobiologi seperti Keterbatasan kemampuan personel, adanya regionalisasi, adanya metode dan parameter baru yang terdapat dalam perioritas ampling mengharuskan personel yang ada harus bergerak cepat dan tepat oleh karena itu dibutuhkan pengembangan talenta dan peningkatan kinerja personel -
Optimalisasi pembelajaran penggunaan instrument pengujian dengan menggunakan video pengoperasian instrument
Optimalisasi pembelajaran penggunaan instrument pengujian dengan menggunakan video pengoperasian instrument HPLC dan AAS merupakan suatu program pembelajaran pengoperasian instrument laboratorium HPLC dan AAS menggunakan video. Kegiatan ini bertujuan untuk mengefektifkan waktu dan tenaga dalam pembelajaran staf pengujian baru dalam proses pengujian menggunakan instrument HPLC dan AAS
-